Cara Mengendarai Mobil Matic Honda Brio yang Benar

Cara Mengendarai Mobil Matic Honda Brio

Dalam mengendarai mobil matic Honda Brio tentunya kita semua wajib memperhatikan kondisi jalan sehingga kita bisa menyesuaikan posisi tuas transmisi sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini adalah Cara Mengendarai Mobil Matic Honda Brio yang Benar.
1. Apabila jalan dalam kondisi normal
Apabila kondisi jalan normal, berarti mobil bisa melaju dengan kecepatan sedang, lalu lintas juga terlihat normal, Jalan dalam kondisi yang cukup baik, Lampu yang ada di jalan juga cukup mampu menerangi kondisi disekitarnya, maka posisi tuas transmisi ada di D merupakan salah satu pilihan yang terbaik agar mobil matic Honda Brio bisa melaju dengan lancar.
2. Apabila jalan dalam kondisi macet
Dapat dipastikan, mengemudi mobil manual lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan mengemudi mobil matic Honda Brio apabila dalam kondisi macet. Jika kita mengendarai mobil bertransmisi manual, maka kita harus menginjak pedal rem, kemudian menginjak pedal kopling barulah memindah posisi tuas transmisi ke N. Tentunya hal tersebut berbeda dengan mengendarai mobil matic dimana kita cukup menahan pedal rem dalam beberapa detik saja sesuai dengan kebutuhan.
3. Apabila mobil berhenti Lama
Apabila kondisi jalanan sangat macet, dimana mobil bisa berhenti dalam durasi lebih dari 20 detik, sebagai contoh pada perempatan lampu merah, maka disarankan untuk menggunakan tuas transmisi di posisi N, kemudian ditambah lagi dengan mengaktifkan hand rem atau rem tangan. Teknik tersebut tentunya bisa digunakan untuk menghemat pemakaian bahan bakar serta sebagai langkah jaga-jaga dari adanya kemungkinan pengendara yang melepas pedal rem secara tidak sengaja.
4. Apabila mobil sedang melintasi jalan yang menanjak
Sebelum kita melewati jalan yang menanjak, tentunya setiap pengemudi mampu mengira-ira seberapa terjal tanjakan tersebut. Apabila tanjakan tersebut berada di tengah kota, maka rata-rata tanjakan tersebut Tidaklah terlalu terjal.
Anda bisa menggunakan posisi D untuk melewati tanjakan tersebut. Namun, apabila tanjakan terdapat di daerah pedesaan ataupun pegunungan, maka anda bisa menggunakan posisi tuas transmisi di D di karena biasanya tanjakan yang ada di pedesaan atau di daerah pegunungan cukuplah terjal. Bahkan, anda bisa menggunakan tuas transmisi di L atau low apabila kondisi tanjakan benar-benar Extreme.
5. Apabila mobil sedang melintasi jalan yang menurun
Dalam kondisi ini, maka setiap pengendara mobil matic Honda Brio disarankan untuk memindah tuas transmisi ke posisi yang ideal, supaya proses pengereman bisa dibantu oleh engine breake. Dengan adanya bantuan engine breake, maka rem mobil akan terjaga suhunya. Selain itu Teknik ini juga mampu menjaga sirkulasi oli dan BBM di dalam mesin.
Ketika anda sedang melintasi Jalan menurun yang ada di pedesaan Dimana tingkat kecurangan nya standar, maka anda bisa menggunakan posisi tuas transmisi di D, sedangkan jika kondisi turunan cukup curam, maka silahkan anda geser tuas transmisi ke low/L.
6. Apabila mobil sedang berada di jalur bebas hambatan atau jalan tol
Dalam kondisi ini, tentunya setiap pengendara mobil matic Honda Brio bisa menggunakan posisi D pada tuas transmisi dengan cukup stabil. Agar kecepatan tetap stabil dan posisi gear tetap tinggi serta hemat bahan bakar, maka pengendara diharapkan untuk tidak terlalu sering menginjak gas spontan. Apabila diperlukan, maka pengemudi mobil bisa mengaktifkan tombol overdrive yang mana fungsi dari tombol tersebut adalah untuk mendapatkan kecepatan pada gigi tertinggi serta menghemat BBM.
7. Apabila mobil sedang parkir atau berhenti
Jika anda sedang memarkir mobil atau berhenti, silahkan anda injak pedal rem sampai mobil benar-benar berhenti, lalu geser tuas transmisi di N atau Netral. Selanjutnya silahkan anda tarik hand rem, lalu silahkan anda geser lagi tuas transmisi ke huruf P atau parkir. Langkah terakhir, silahkan anda matikan mesin mobil dengan cara memutar kunci kontak.

source

Tinggalkan Balasan